Viral Pembacokan di Kayen Pati, Polisi Masih Dalami Motif Pelaku

Viral Pembacokan di Kayen 1

PATI, Lingkarjateng.id – Beredar di media sosial, video viral penganiayaan yang menimpa seorang remaja asal Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati Muhammad Yusuf Al Aziz (19) yang dibacok orang tak dikenal dipinggir jalan Suropati Raya, Kecamatan Kayen. 

Arjun Komisaris Polisi (AKP) Imam Basuki mengungkap pihak keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Kayen. Berdasarkan laporan tersebut Polsek Kayen bekerjasama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati masih mendalami kasus pembacokan yang menimpa siswa SMA N 1 Kayen tersebut 

“Ini masih pendalaman. Sementara Polsek Kayen dibantu polres,” ungkap AKP Imam melalui sambungan telepon Selasa, 4 Juli 2023.

Diketahui korban keluar rumah naik motor bergoncengan dengan temannya Muhammad Malfa Latif ketika hendak membeli makanan pada pukul 00.30 Waktu Indonesia Barat (WIB) Senin, 2 Juli 2023. 

Orang tua korban, Sukron mengatakan bahwa saat itu putranya berniat keluar rumah untuk membeli makanan. Namun setelah sampai di jalan raya, korban dibuntuti oleh orang tak dikenal. Setelah berjalan agak jauh dari rumahnya, pelaku semakin mendekat kemudian menghentikan motor korban.

Sebelum berhenti di depan sebuah toko sepatu, korban sempat dilempari batu di sepanjang Jalan Suropati Raya. Saat itu korban sempat ditanyai oleh pelaku. Namun tak lama berselang, pelaku melakukan pembacokan terhadap korban.

“Malam sekitar puku 00.30 WIB ingin keluar untuk membeli makanan. Setelah keluar gang, anak saya dibuntuti pelaku. Sampai depan toko sepatu anak saya diberhentikan oleh korban. Sebelumya juga dilempari batu. Setelah anak saya berhenti terus ditanya, orang mana? Anak saya menjawab kalau dia asli Desa Sumbersari. Setelah itu langsung dibacok, dan pelaku langsung kabur,” ujar Sukron kepada Lingkarjateng.id Selasa, 4 Juli 2023.

Korban mengalami luka bacok di bagian perut bagian kanan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayen untuk mendapatkan penanganan pertama. Setelah luka korban dijahit, pihak rumah sakit setempat tidak mampu melakukan pengobatan lebih lanjut, akhirnya korban dirujuk ke RSUD Soewondo Pati.

Kini korban sudah pulang dari RSUD Soewondo pada pukul 15.00 WIB Senin, 3 Juli 2023.

“Anak saya langsung saya bawa ke RSUD Kayen Tapi pihak rumah sakit tidak sanggup, terus di rujuk ke RSUD Soewondo Pati,” ucapnya. (Lingkar Network | Setyo Nugroho – Lingkarjateng.id)

View this post on Instagram

A post shared by Lingkar.news (@lingkarjateng.id)